Alasan islam melarang makan Babi :
- Babi adalah
hewan yang kotor dan jorok , suka memakan kotorannya sendiri bahkan kotoran
manusia , hewan pemalas , banyak makan (rakus)
Karena
makannya tidak terkontrol, apa saja dimakannya, sehingga tubuhnya pun mengandung
segala jenis penyakit.
Babi ,tempat
berkembangbiaknya penyakit , parasit , bakteri
babi adalah
salah satu mamalia yang paling pintar, dan dilaporkan lebih pintar dan mudah
dipelihara dibandingkan dengan anjing dan kucing.
Selain karena
babi hidup lebih jorok dari hewan ternak lainnya, juga semua agama samawi baik
yahudi, nasrani dan Islam, sepakat memposisikan babi sebagai lambang kebusukan
dan kenajisan
Allah memberi
kebaikan dan kebenaran dalam kitab al-qur’an
Oleh sebab
itu jangan merasa ragu bahwa islam itu agama yang benar
Karna allah
menciptakan al-qur’an itu untuk pedoman
hidup , pemberi petunjuk yang benar untuk manusia , dan larangan yang tidak
boleh di lakukan oleh manusia pun , ada alasan tertentu , yaitu untuk kebaikan
manusia itu sendiri
Sesungguhnya
Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang
disebut selain Allah. Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa sedang dia
tidak menginginkannya dan tidak melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya.
Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
- Hikayat
Tentang Haramnya Babi
Hal ini penting untuk diketahui, terutama oleh
pemuda-pemuda kita yang sering pergi ke negara-negara Eropa dan Amerika, yang
menjadikan daging babi sebagai makanan pokok dalam hidangan mereka. Kejadian
ini berlangsung ketika Imam Muhammad Abduh mengunjungi Perancis. Mereka
bertanya kepadanya mengenai rahasia diharamkannya babi dalam Islam. Mereka
bertanya kepada Imam, “Kalian (umat Islam) mengatakan bahwa babi haram, karena
ia memakan sampah yang mengandung cacing pita, mikroba-mikroba dan
bakteri-bakteri lainnya.
Hal itu sekarang ini sudah
tidak ada. Karena babi diternak dalam peternakan modern, dengan kebersihan
terjamin, dan proses sterilisasi yang mencukupi. Bagaimana mungkin babi-babi
itu terjangkit cacing pita atau bakteri dan mikroba lainnya.?” Imam Muhammad
Abduh tidak langsung menjawab pertanyaan itu, dan dengan kecerdikannya beliau
meminta mereka untuk menghadirkan dua ekor ayam jantan beserta satu ayam
betina, dan dua ekor babi jantan beserta satu babi betina. Mengetahui hal itu,
mereka bertanya, “Untuk apa semua ini?” Beliau menjawab, “Penuhi apa yang saya
pinta, maka akan saya perlihatkan suatu rahasia.” Mereka memenuhi apa yang
beliau pinta. Kemudian beliau memerintahkan agar melepas dua ekor ayam jantan
bersama satu ekor ayam betina dalam satu kandang. Kedua ayam jantan itu
berkelahi dan saling membunuh, untuk mendapatkan ayam betina bagi dirinya
sendiri, hingga salah satu dari keduanya hampir tewas. Beliau lalu
memerintahkan agar mengurung kedua ayam tersebut. yang terjadi adalah 2 (dua)
ekor ayam jantan tersebut berkelahi dahulu untuk memperebutkan 1 (satu) ekor
ayam betina tersebut sampai ada yang menang dan kalah. Dan itu sesuai dengan Kodrat
dan Fitrah manusia diciptakan Allah SWT. Namun Apa yang terjadi Pada kandang
Babi? Ini yang menarik. Pada kandang kedua, yaitu kandang berisi 2 (dua) ekor
babi jantan dan 1 (satu) ekor babi betina. Ternyata 2 (dua) ekor babi jantan
tidak berkelahi untuk memperebutkan 1 (satu) ekor babi betina, tetapi yang
terjadi adalah 2 (dua) ekor babi jantan tersebut malahan menyetubuhi secara
beramai-ramai 1 (satu) ekor babi betina tersebut dan juga terjadi hubungan
Homoseksual antara kedua ekor babi jantan setelah selesai dengan si betina. Hal
inilah yang jelas2 bertentangan dengan Fitrah umat manusia. Bilamana umat Islam
ikut-ikutan memakan babi maka ditakutkan umat Islam akan mempunyai sifat dan
karateristik seperti babi ini. Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma’in, Wallahu A’lam
Bish-shawab.
Fakta
Haramnya Babi Dari Sudut Pandang Ilmiah Konsumen daging babi sering mengeluhkan
bau pesing pada daging babi (menurut penelitian ilmiah, hal tersebut disebabkan
karena praeputium babi sering bocor, sehingga urine babi merembes ke daging).
Lemak punggung babi tebal, babi memiliki back fat (lemak punggung) yang lumayan
tebal. Konsumen babi sering memilih daging babi yg lemak punggungnya tipis,
karena semakin tipis lemak punggungnya, dianggap semakin baik kualitasnya.
Sifat lemak punggung babi adalah mudah mengalami oxidative rancidity, sehingga
secara struktur kimia sudah tidak layak dikonsumsi. Daging babi adalah daging
yang sangat sulit dicerna karena banyak mengandung lemak. Meskipun empuk dan
terlihat begitu enak dan lezat, namun daging babi sulit dicerna. Ibaratnya
racun, seperti halnya kholesterol! Selain itu, daging babi menyebabkan banyak
penyakit : pengerasan pada urat nadi, naiknya tekanan darah, nyeri dada yang
mencekam (angina pectoris), dan radang pada sendi-sendi.
Jika perutnya
telah penuh atau makanannya telah habis, ia akan memuntahkan isi perutnya dan
memakannya lagi, untuk memuaskan kerakusannya. Ia tidak akan berhenti makan,
bahkan memakan muntahannya. Ia memakan semua yang bisa dimakan di hadapannya.
Memakan kotoran apa pun di depannya, entah kotoran manusia, hewan atau
tumbuhan, bahkan memakan kotorannya sendiri, hingga tidak ada lagi yang bisa
dimakan di hadapannya.
Apakah kita
tahu kalau babi tidak dapat disembelih di leher? karena mereka tidak memiliki
leher, sesuai dengan anatomi alamiahnya? Bagi orang muslim beranggapan kalau
babi memang harus disembelih dan layak bagi konsumsi manusia, tentu Sang
Pencipta akan merancang hewan ini dengan memiliki leher.
Ilmu
kedokteran mengetahui bahwa babi sebagai inang dari banyak macam parasit dan
penyakit berbahaya, sistem biochemistry babi mengeluarkan hanya 2% dari seluruh
kandungan uric acidnya, sedangkan 98% sisanya tersimpan dalam tubuhnya. Saya
pernah membaca sebuah artikel yang mengatakan : ”Bahwa seseorang itu berkelakuan
sesuai dengan apa yang dimakannya.” Melihat tayangan di salah satu TV swasta,
seorang profesor dari IPB telah meneliti struktur DNA babi. Sesuatu yang
mengejutkan ternyata, struktur gen babi itu mirip dengan struktur gen manusia.
Jadi dapat dikatakan gen babi = gen manusia, jadi sama dengan kita memakan
daging manusia (=kanibal), na’udzubillah. Jadi ada betulnya kalau kita memakan
babi bukan tidak mungkin karakter babi menempel pada kita, tidak pada kita,
bisa jadi pada keturunan kita ! wallahu a’lam.
Berbagai
Penyakit Yang ditimbulkan Oleh Babi DR Murad Hoffman, Daniel S Shapiro, MD,
seorang Pengarah Clinical Microbiology Laboratories, Boston Medical Center,
Massachusetts, dan juga merupakan asisten Profesor di Pathology and Laboratory
Medicine, Boston University School of Medicine, Massachusetts, Amerika
menyatakan terdapat lebih dari 25 penyakit yang bisa dijangkiti dari babi.
Di
antaranya:
1. Anthrax
2. Ascaris suum
3. Botulism
4. Brucella suis
5.
Cryptosporidiosis
6. Entamoeba polecki
7. Erysipelothrix shusiopathiae
8.
Flavobacterium group IIb-like bacteria
9. Influenza
10. Leptospirosis
11.
Pasteurella aerogenes
12. Pasteurella multocida
13.
Pigbel
14. Rabies
15. Salmonella cholerae-suis
16. Salmonellosis
17. Sarcosporidiosis
18. Scabies
19. Streptococcus dysgalactiae (group L)
20. Streptococcus milleri
21. Streptococcus suis type 2 (group R)
22. Swine vesicular disease
23. Taenia
solium
24. Trichinella spiralis
25. Yersinia enterocolitica
26. Yersinia
pseudotuberculosis
Cacing dalam
babi :
1. Cacing
Taenia Solium
berupa larva
yang berbentuk gelembung pada daging babi atau berbentuk butiran-butiran telur
pada usus babi
larva yang
ada di dalam usus manusia ini akan memasuki saluran peredaran darah dan terus
menyebar ke seluruh tubuh, termasuk otak, hati, saraf tulang belakang, dan
paru-paru. Dalam kondisi seperti ini cacing tersebut dapat menyebabkan penyakit
yang mematikan.
2. Cacing
Trichinila Spiralis
Cacing ini
ada pada babi dalam bentuk gelembung-gelembung lembut. Yg akan tinggal di otot
manusia
akan
mempersempit pernafasan, yang bisa berakhir pada kematian.
3. Cacing
Schistosoma Japonicum
Cacing yg sgt
brbahaya , Cacing ini dapat membakar kulit manusia serta dapat menyelinap ke
dalam darah, paru, dan hati. Cacing ini berkembang sangat cepat, dalam sehari
bisa mencapai lebih dari 20000 telur, yang dapat membakar kulit, lambung dan
hati, terkadang dapat menyerang otak dan saraf tulang belakang yang bisa
menyebabkan kelumpuhan dan kematian.
1-9 cacing
Kuman dan
bakteri dalam babi:
1. TBC
2.Cacar
(Small Pox)
3.Gatal-Gatal
(Scabies)
4.Kuman
Rusiformas : Yaitu kuman yang bisa melakukan pembusukan pada kedua kaki dan
sulit untuk disembuhkan.
5. Salmonella
Choler Suis
6.Blantidium
Coli
7. Mikroba
Brocellosis
8. Mikroba Toxoplasma
Gondi
9. Flu Babi
(swine influenza)